Berdir memandang laut Mu Tuhan
diam – diam engkau turunkan sauh
ke pelabuhan dalam hatiku
Sebuah kapal malaekat
telah singgah berlabuh
dan mencatat hari – hariku yang pergi
Kian dekat buritan mimpiku
ranum helai – helai waktu yang kutinggal
Setelah ombak dan buih
bergegas meninggalkan pantai dan dermaga
kamanakah kasih,
terbang burung indah itu?
Berdiri membaca langit Mu Tuhan
aku hanya sebutir biji Mu
yang tumbuh menenun kehidupan
dan benang – benang kasih Mu
Semarang’02
diam – diam engkau turunkan sauh
ke pelabuhan dalam hatiku
Sebuah kapal malaekat
telah singgah berlabuh
dan mencatat hari – hariku yang pergi
Kian dekat buritan mimpiku
ranum helai – helai waktu yang kutinggal
Setelah ombak dan buih
bergegas meninggalkan pantai dan dermaga
kamanakah kasih,
terbang burung indah itu?
Berdiri membaca langit Mu Tuhan
aku hanya sebutir biji Mu
yang tumbuh menenun kehidupan
dan benang – benang kasih Mu
Semarang’02
